Wednesday, May 30, 2007

Air purifier in Malaysia taxis

No matter the taxi driver is Chinese, Malay or Indian,
PLEASE BE AWARE!
If you notice that there is a sound of spray of perfume or
air purifier inside the taxi, PLEASE GET DOWN from
the TAXI IMMEDIATELY!!

It just happened to me just now. It was about 12.45 am.
I got into a taxi driven by a Malay man.
I was in the taxi for a few minutes, I suddenly heard of a sound of
spray and there was a smell like air purifier.
I felt weird as to why the driver put two types of air purifiers in
his taxi.
The smell immediately reminded me about this forwarded email
that I read.
I started to be aware of my surroundings.
But the puff of the purifier kept appears every few minutes.
I was very worried and scared.

Gradually, I sensed that my body started to feel weaker and
weaker.
The purifier kept puffing from the back seat, just right behind me.
As I really felt my whole body is weaken, I asked the driver to
let me get down at the side road.
But he kept trying to talk to me and ask me why not dropping
me off at my destination.
I think he was trying to drag the time.
To my horror, I felt both of my hands and legs got numbed and
no energy, almost could not move.

When I talked to the driver, I could not even speak properly,
not to say to shout for help, 'cos I was really too weak...
Immediately, I opened the door and ran to passer-by for help.

I really thank God for saving me.
If not, I really can't imagine what would have happened to me.
I am traumatised by this incident.

This is TRUE case.
Please do keep in mind!
IT IS BETTER TO BE SAFE THAN SORRY!
I feel the need to share with you guys,
no matter you are men or women
'cos
it is NOT a LIE , not a made-up story.
It really happened.
Do! Let your friends, family members and relatives know about
this case.
I believe you are just like me, don't wish anybody to be the victim
of this case.

"Please be aware when aboard to a taxi,
especially the ladies."

I received an email some months ago about a lady getting into
a cab and felt uneasy and become faint when she smelt something
like incense being burnt.
She was smart enough to order the taxi to stop immediately and
after throwing some money at the taxi man quickly get out of
the taxi.
She later got to know that if she had not stopped the taxi and
gotten out, she would have fainted and raped by the taxi man
(or a gang of rapists)!

After reading this, I thought maybe this was one of those emails
that you would read and just forget about it,
but I was wrong!

Few weeks ago, a visitor to our Chinese church who stayed in
Puchong got into a taxi driven by an Indian man.
When she sat into the taxi, there was a little burner and she could
smell incense burning in the taxi.
After awhile, she felt weak and unable to speak or shout.
The Indian taxi man drove to a lonely road where there was
hardly anyone and raped her.
Before she was completely knocked out, she was told by the taxi
guy that she was his number six victim.
She was not only raped but also robbed!

When she was conscious again, she quickly went to see a doctor.
The sad thing is, the doctor knew she was raped but did not
advise her what to do.
The doctor just let her make the decision to make or not to make
a police report.
Since she does not know the rapist name and also the taxi
number and in great fear after this trauma, she told the doctor
that she would not dare to report to the police.
The doctor said since she dare not make the report, he would
just have to destroy the medical report!

Because the rapist took her whole bag with her ID in it, he got her
address and even has the guts to come straight to her house
and try to be funny with her.

Please remember not to get into a taxi that smells funny and if
possible don't get into a taxi alone!

Read More......

Monday, May 28, 2007

HP dan Penerbangan Pesawat

Pals,,, Marilah kita saling mengingatkan jikalau terdapat penumpang yang tidak mengindahkan anjuran ini.


Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang. Bersabarlah sebentar !!

Rakyat High-Class, Tapi KATROG

Saya sedih mendengar terbakarnya pesawat Garuda, GA 200 pada tanggal 7 Maret 2007, pukul 07.00 pagi, jurusan Jakarta-Yogyakarta di Bandara Adisucipto. Kejadian itu sungguh menyayat hati dan perasaan.

Kemudian saya teringat beberapa bulan yang lalu terbang ke Batam dengan menggunakan pesawat Garuda juga. Di dalam pesawat duduk disamping saya seorang warga Jerman. Pada saat itu dia merasa sangat gusar dan terlihat marah, karena tiba-tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari salah satu penumpang, dimana pada saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat. Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan tugasnya.

Langsung saya tanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia bercerita bahwa dia adalah manager salah satu perusahaan industri, dimana dia adalah supervisor khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya tiba-tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunaka HP didalam ruangan mesin turbin.

Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi HP dengan mesin turbin ini kebetulan sama dan sinergi ini akan berakibat mengganggu jalannya turbin tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati.

Cerita ini langsung saya kaitkan dengan peristiwa diatas, kalau saya tidak salah mendengar mesin pesawat tiba-tiba mati pada saat mau mendarat. Mudah-mudahan peristiwa ini bukan akibat HP penumpang. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk masyarakat yang sering bepergian dengan pesawat.(KOMPAS)

Rakyat kita ini memang High class.. Handphone nya Mahal, Transportasi pake pesawat. Tapi bodohnya gk ketulungan. Ada yang gk tau kenapa larangan itu dibuat, ada yang tau tapi tetap gk peduli. Orang indonesia harus selalu belajar dengan cara yang keras.

Buat yang belum tahu, kenapa Gk boleh menyalakan Handphone di pesawat, berikut penjelasannya:

Sekedar untuk informasi saja, mungkin rekan-rekan semua sudah mendengar berita mengenai kecelakaan pesawat yang baru "take-off" dari Lanud Polonia -Medan. Sampai saat ini penyebab kejadian tersebut belum diketahui dengan pasti.

Mungkin sekedar sharing saja buat kita semua yang memiliki dan menggunakan ponsel/telpon genggam atau apapun istilahnya. Ternyata menurut sumber informasi yang didapat dari ASRS (Aviation Safety Reporting System) bahwa ponsel mempunyai kontributor yang besar terhadap keselamatan penerbangan.Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibatkan oleh ponsel. Mungkin informasi dibawah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terlebih yang sering menggunakan pesawat terbang.

Contoh kasusnya antara lain:

Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja "take-off" dari bandara Zurich, Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat.

Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung. Ternyata, sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi.

Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang "final approach" untuk "landing" di bandara Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player, dan electronic game masing-masing (The Australian, 23-9-1998).

Seperti kita tahu di Indonesia? Begitu roda-roda pesawat menjejak landasan, langsung saja terdengar bunyi beberapa ponsel yang baru saja diaktifkan.

Para "pelanggar hukum" itu seolah-olah tak mengerti, bahwa perbuatan mereka dapat mencelakai penumpang lain, disamping merupakan gangguan (nuisance) terhadap kenyamanan orang lain.

Dapat dimaklumi, mereka pada umumnya memang belum memahami tatakrama menggunakan ponsel, disamping juga belum mengerti bahaya yang dapat ditimbulkan ponsel dan alat elektronik lainnya terhadap sistem navigasi dan kemudi pesawat terbang. Untuk itulah ponsel harus dimatikan, tidak hanya di-switch agar tidak berdering selama berada di dalam pesawat.

Berikut merupakan bentuk ganguan-gangguan yang terjadi di pesawat: Arah terbang melenceng,Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator) terganggu, Gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, Gangguan sistem navigasi, Gangguan frekuensi komunikasi, Gangguan indikator bahan bakar,Gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan oleh ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti Gangguan arah kompas komputer diakibatkan oleh CD & game Gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) diakibatkan oleh gameboy Semua informasi diatas adalah bersumber dari ASRS.

Dengan melihat daftar gangguan diatas kita bisa melihat bahwa bukan saja ketika pesawat sedang terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di landasan pun terjadi gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel.

Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusnya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik.

Untuk diketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station). Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada dibawahnya. (Di Jakarta saja diperkirakan ada sekitar 600 BTS yang semuanya dapat sekaligus terjangkau oleh sebuah ponsel aktif di pesawat terbang yang sedang bergerak di atas Jakarta).(Varis/pertamina)

Sebagai mahluk modern, sebaiknya kita ingat bahwa pelanggaran hukum adalah juga pelanggaran etika. Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang tidak peduli akan keselamatan orang lain, melanggar hukum, dan sekaligus tidak tahu tata krama?

Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang. ( Honda-tiger.or.id)

Semoga suatu hari rakyat kita bisa sedikit lebih pintar.

Read More......

Tuesday, May 22, 2007

Gempa & Tsunami 7 Juni Hanya Kabar Bohong!

Jakarta, SMS, e-mail dan pesan di yahoo messenger yang
mengabarkan adanya gempa dan tsunami pada 7 Juni masih saja
gentayangan hingga Selasa (6/6/2006). Sekali lagi, informasi itu
hanyalah kabar bohong, pekerjaan iseng yang dibuat orang jahat!

Hingga hari ini, redaksi detikINET terus mendapatkan
pertanyaan pembaca tentang isu tersebut. Isu itu berbunyi:

Menurut CNN,disiarkan 3 hari yang lalu bahwa lempeng bumi
di Australia sedang bergerak ke utara menuju asia.diperkirakan
bisa bertubrukan dengan lempeng bumi di selatan pulau jawa.
Diperkirakan 11 hari setelah gempa jogja, atau rabu besok
(7 juni) akan adagempa dahsyat dan memungkinkan terjadinya
tsunami.Mohon doanya n plis forward ke temen-temen laen,
jangan sampai putus di tangan kamu.


Redaksi detikINET sejatinya sudah menurunkan bantahan Badan
Meteorologi dan Geofisika terhadap isu itu pada Senin kemarin.
"Itu pekerjaan orang-orang jahat. Itu hanya isu," ujar Kepala
Bidang Informasi Gempa Pusat Gempa Nasional BMG Budi Waluyo.

Namun tetap saja pesan menyesatkan itu terus menyebar,
dilengkapi dengan pertanyaan pemfoward pesan tersebut,
"Bener nggak nih?"

Lewat berita ini, ditekankan sekali lagi bahwa pesan itu hanyalah
kabar bohong belaka dan pembaca tidak perlu mengambil pusing.
Untuk memperkuat bantahan tersebut, ada baiknya kita simak
e-mail Dr Dwikorita Karnawati,ahli geologi UGM, yang difoward
pembaca kepada detikINET:

Tolong disebar luaskan, bahwa info tersebut tidak benar.
Saya sudah cek, CNN TIDAK menyebarkan berita tersebut.
Dari perhitungan geostatistik, gempa sejenis atau lebih kuat
diperkirakan dapat terjadi sekitar 100 tahun lagi.

Kalau hanya masalah lempeng Australia menumbuk lempeng
Asia di selatan Jawa itu sudah terjadi sejak belum ada manusia
dan sekarang masih berlangsung dengan kecepatan 5-7 cm per
tahun. Tapi kita engga merasa kan?

Itu bukan berita yang perlu ditakutkan. Hal ini yang
menyebabkan adanya gempa- gempa di sepanjang jalur selatan
Jawa (bahkan) mulai dari barat Sumatra menerus ke arah
selatan Jawa hingga Nusa Tenggara), dengan pusat-pusat
gempa dangkal hingga dalam.

Gempa yang lalu pusat gempanya dangkal (kurang dari 40 km)
sehingga sangat terasa di permukaan. Namun dari perhitungan
gestatistik sejarah kegempaan di Yogyakarta, gempa dengan
kekuatan sejenis baru akan terjadi lagi sekitar 100 tahun lagi.


Sumber:
http://www.detikinet.com

Read More......